Senin, 21 November 2011

Ini cintaku !!! Bagaimana Cintamu (cerpen Rify)


Cerpen pertamaku dengan coupel Rify
Di cerpen ini aku mengajak 2 temanku untuk turut serta menjadi pemeran (gajinya gede lo uang monyet)

Oke langsung aja kita mulai
1
2
3
Mulai
Mulai



Aku tak tau sampai kapan aku harus bertahan
Terus menerus menjadi seseorang yang bodoh dimata orang-orang hanya karna masih mau berada di sisi mu.


Pagi ini masih seperti pagi-pagi sebelumnya dimana seorang Ify harus melaksanakan rutinitasnya sebagai pelajar. Seabrek tugas sekolah pun menanti untuk dikerjakan. Setelah memarkirkan mobilnya kemudian Ify menyusuri lorong-lorong sekolah yang sudah lumayan ramai pagi itu.

Saat memasuki kelasnya XI Ipa 1 kedua bola mata Ify tertuju pada satu pandangan_ sesosok cowok yang sepertinya tengah tertidur di kursi paling belakang. Dengan sigap Ify pun menghampiri cowok itu dan duduk disampingnya.


“semalam pulang jam berapa??’ tanya Ify sambil memandang sosok yang ada disampingnya kini.

“Jam 2 subuh” ujar cowok itu dengan muka malas-malasan.

“selalu begini,, kapan sih lo mau berubah Yo?? Lo emang boleh suka sama balap-balapan , tapi gak gini juga kalii Yo, kalo ada apa-apa sama lo gimana??” tanya Ify menunjukkan wajah khawatirnya.

“udah deh Fy ... gak usah bawel.. buktinya gue gak apa-apa kan” ujar Rio sambil menatap kedua mata Ify.

“huh” kalau sudah begini Ify tak tau lagi apa yang harus ia perbuat , percuma   terus-menerus menasehati Rio yang memang sekarang notabennya pacar Ify .

“udah mendingan lo belajar sana_gue masih ngantuk Fy” ujar Rio.

Rio  Egois...
 ya Rio memang egois ,, semua ia lakukan tanpa fikir panjang_ pergaulan yang salah membuat ia terjerumus terlalu dalam sampai-sampai tak menghiraukan Ify lagi kekasihnya selama 3 tahun terakhir. Ify kemudian berjalan menuju kursinya terliaht disisinya sedang ada sepasang kekasih yang sedang dimabuk asmara siapa lagi kalau bukan Alvin & Shilla.

“Pacaran mulu lo berdua” ujar Ify pada Alvin dan Shilla

“Hehehe” biasa lah Fy , kan kalo gue gak ketemu Shilla 1 detik aja berasa ada yang kurang gitu_ ibarat kopi yang gak dikasi gula, gak enak banget ujar Alvin.

“ye lo bedua “ ujar Ify

“Lo sama Rio kenapa Fy??’ tanya Shilla hati-hati

“ya seperti hari-hari sebelumnya lah_ apa lagi yang buat dia tidur di jam pelajaran kalo gak karena kebut-kebutan” ujar Ify sambil menengok Rio yang aada dibelakangnya.

“yang sabar ya fy” ujar Shilla dan Alvin

“hehehe gak apa” kali gue nya “ ujar Ify berusaha tersenyum




******




Dan lagi terjadi....

peristiwa terperih yang selalu kau beri

Seakan tak berarti

untuk kesekian kalinya ku tak bisa berbuat apa lagi


siang itu Ify memutuskan untuk berkunjung kerumah Rio, sudah lama sepertinya Ify tak berkunjung kerumah Rio.

Saat tiba didepan rumah Rio, Ify disambut hangat oleh mang Udin _satpam rumah Rio.

“siang non Ify” udah lama ya gak main kesini , mamang kira non lupa sama rumah ini” ujar mang Udin


“oh Ify sibuk mang biasa lah tugas sekolah” ujar Ify

“oh mamang kirain ada masalah sama den Rio” ujar mang Udin


“gak kok mang__ oh ya Rionya ada mang??” tanya Ify


“ada non  palingan juga lagi tidur, baru pulang tadi pagi. ibu juga ada didalam non” ujar mang Udin


“Oh ya udah mang Ify masuk dulu ya” ujar Ify sopan


Sesampainya didalam rumah _ Ify bertemu dengan mama Rio yang sedang memasak didapur. Ify memang sudah biasa masuk kedalam rumah ini_ bagaimana tidak , dulu saja sewaktu Ify kecil , Ify sering dititipkan kedua orang tuannya disini.

“tante...........Renaaa” ujar Ify.


“loh ada Ify?? Kenapa gak bilang-bilang mau main kerumah sayang??” tanya Tante Rena.


“hehe kejutab dong tan. lagian ify bete dirumah gak ada kerjaan, oh ya tan Rio nya mana??” tanya Ify sambil mengarahkan pandangannya kesemua sudut rumah itu.


“Rio?? Lagi tidur paling tante gak habis fikir sama Rio sekarang Fy  tante udah gak bisa nasehatin dia.” Ujar tante Rena  sedih.


“udah tan, tar Ify coba ngomong sama Rio, oh ya om Daud udah tau Rio kayak gini tan??” tanya Ify.


“belum sayang_ kalo aja om Daud tau pasti Rio bisa habis fy” ujar tante Rena. (sama Daud aja ya habisnya Rio disuruh pasangin ma lo gak mau-mau dia’nya :p )


“bagus deh tan kalo om Daud belum tau, Ify mohon ma tante jangan bilang dama om Daud ya_ Ify kasian liat Rio tan” ujar Ify.

“ia sayang” ujar tante Rena.

“ya udah tar Ify bantuin tante__ Ify kekamarnya Rio dulu ya Tan” ujar Ify sambil mencium tangan tante Rena (bau terasi) dan berjalan menuju kamar Rio.

“ia sayang” ujar tante Rena  lagi


Haruskah kita berakhir ...Cukup sampai disini.....


Meski hati berkata tak mampu


Tak ingin terlambata menyudahi keadaaan ini


Mungkin ini jalan kita......


Perlahan tapi pasti Ify memutar kenop pintu yang ada dihadapannya sekarang, betapa terkejutnya Agni mendapati isi kamar Rio, tentu saja tante Rena belum melihat semua ini (apa ya isinya?) .
Sesabar – sabarnya Ify, ia juga manusia biasa yang punya batas kesabaran dan sekarang batas kesabarannya benar-benar sudah habis akibat ulah Rio.


“MARIO bangun lo!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” ujar Ify penuh emosi.

“ngapain sih lo Fy, nyelonong masuk kamar gue pake teriak-teriak lagi, gue belum budeg tau !!!”” ujar Cakka yang terbawa emosi


“ini apaaan?? Lo mabuk-mabukan sekarang?? Lo gak mikir apa perasaan nyokap lo ??” ujar Ify penuh amarah sambil menunjuk 2 botol minuman keras yang ada dimeja kamar Rio.

“ya kenapa lo mau marah apa hak lo” ujar Rio dengan tatapan tajam.


“Oke Yo.. kalo lo emang udah gak nganggap gue disini gue pergi, kita putus gue gak akan ganggu hidup lo lagi  dan 1 hal yang harus lo fikirin nyokap lo, apa dengan lo begini lo bisa banggain dia” ujar Ify meninggi. kemudian berlalu meninggalkan Rio sendiri didalam kamarnya.


Rio terdiam tak sedikitpun kata-kata kini keluar dari mulutnya. Bahkan untuk mengejar Ify pun ia tak memiliki nyali. Inikah yang sebenarnya Rio inginkan sejak dulu?? Sudah bosankah Rio bersama Ify?? .

Semenjak kejadian itu, Ify terliahat lebih sering melamun. Seolah tak semangat, namun itu tak berlangsung lama karena dalam fikirannya kini te;ah muncul 1 tekat untuk melupakan Rio.
“untuk apa selalu mengingat Rio... belum tentu rio ingat dirinya”


1 tahun kemudiaaannnnnnnnn
*******
Rio sekarang berubah , berubah ke arah yang lebih baik pastinya. Tante Rena juga sering bercerita kepada Ify tentang perubahan Rio selama satu tahun ini, ya walaupun awalnya Rio merasa susah untuk merubah suatu kebiasaannya. Namun siapa sangka Rio sosok  brandalan yang dulu selalu berteman dengan dunia gelap, kini berubah menjadi Rio yang begitu amat diidolakan disekoahnya. Seorang murid ber prestasi meduduki juara ke-3 umum disekolah sewaktu pembagian rapot kemarin. Belum lagi predikatnya yang sekarang kapten basket sekolah. Ify senang,  ya Ify begitu gembira degan perubahan seorang Rio. Tak dapat dipungkiri kini kekaguman Ify terhadap Rio. 1 hal  yang sekarang ada difikiran Ify putusnya ia dan Rio membawa dampak baik untuk seorang Mario Stevano Aditya Haling.

“seneng banget lo liat Rio sekarang Fy , masih suka lo ma dia??” ujar Shilla mengagetkan Ify.

Bagaimana tidak kaget, bayangkan saja sekarang Ify tengah duduk diselasar kelas XII IPA 2 , yang langsung berhadapan dengan lapangan basket. Tempat dimana Rio dan timnya tengah bertanding.

“lo apa-apaan sih Shil  yang penting buat gue itu dia berubah, gak ugal-ugalan lagi kayak dulu. kasian tau gak tante Rena, kalo  Rio tetep jadi anak brandalan ” ujar Ify

“ia sih  semenjak putus dari lo,  dia kok malah jadi anak baik ya “ ujar Shilla


“bagus deh Shill kalo ternyata putus itu keputusan terbaik kan ya gak apa-apa “ ujar Ify berusaha tersenyum padahal aslinya sedih banget.


******


Siang itu Ify memilih untuk bermain basket _ permainan yang sepertinya sudah lama ia tak mainkan semenjak perubahan besar Rio. ify terus memainkan bolanya dengan asal-asalan, tak tau kenapa hatinya kini kembali meronta-ronta ingin Rio ada disampingnya.

 “Ify...............” terdengar suara memanggil Ify,
Ya Ify kenal betul suara itu. Suara dari sosok yang amat sangat ia rindukan selama 1 tahun ini.


“Rio?? ngapain lo disini? “ tanya Ify berusaha sebiasa mungkin.

“nyokap gue pengen ketemu lo Fy” ujar Rio sambil menatap lurus kedepan.

“tante Rena pengen ketemu gue?? Tanya Ify yang kini menatap Rio.

“ia” ujar Rio singkat.

“oh... ya udah kapan-kapan gue mampir deh” ujar Ify kemudian.

“malam ini ulang taun nyokap lo disuruh datang “ ujar Rio.

“malam ini?? Oke entar deh Yo, oh ya gue duluan” ujar Agni kemudian berlalu meninggalkan Cakka


******


Malam itu Ify uring-uringan sungguh ada rasa rindu dalam dirinya untuk bertemu dengan tante Rena, tapi apa ia sanggup melihat Rio, apa mungkin karna Rio yang sekarang bukan lagi milik dirinya? Apa Ify tidak egois kalau ia berfikiran begitu.

“Ify kamu ikut gak kerumah tante Rena?? Tanya mama Nana.

“gak ma, titip salam aja buat tante Rena” ujar Ify.

“oh ya udah jaga rumah ya” ujar papa Lintar.

“sipp papa” ujar Ify sambil menutup pintu rumah


 Ku pikir ku tak pernah pantas untuk bahagia
sejak kau pergi dalam ketidak tahuanku
kini kau kembali membawa bingkisan kebahagiaan
yang aku ingat pernah kau curi dariku dulu
kau tawarkan lagi untukku

jangan lagi kau pergi dari hidupku
takkan mudah untukku bila sendiri
biar kita miliki rasa bahagia
ingin selalu bersama 

di dalam ruang dan waktu


ku sadari bukan hanya kau kembalikan mimpiku

hadirmu kini membuatku percaya lagi

bahkan lebih indah dari mimpi-mimpiku
hanya cinta yang bisa menaklukkan dendam

hanya kasih sayang tulus yang mampu menyentuh

hanya cinta yang bisa mendamaikan benci

hanya kasih sayang tulus yang mampu menembus ruang dan waktu

******

Sesosok laki-laki tampak sedang gelisah. Seperti menunggu sesuatu, entah apa yang ia tunggu. Namun sepertinya ia harus menyerah untuk menuggu sosok yang mungkin takkan pernah datang.

“Happy birthday ya jeng” ujar tante Nana sambil cipika-cipiki dengan tante Rena sementara om Daud sama om Lintar gak tau tau deh kemana *pletak*

“terima kasih ya, jeng Nana. Eh si Ify gak ikut ??’ tanya tante Rena.

“gak , tadi dia Cuma nitip salam buat jeng”. Ujar tante Nana.

Dengan cepat otak tante Rena yang sudah berumur itu berfikir dan kemudian............

“Riiooo cepat kamu kesini” ujar tante Rena dengan nada yang begitu otoriter pada anak semata wayangnya itu.

“ada apa ma?’ tanya Rio yang baru saja tiba.

“sekarang kamu ke rumah Ify , mama gak mau tau gimana caranya kamu ajak Ify kesini. Karna sebelum Ify datang mama gak mau tiup lilin yang ke-50 ini. (tua amat ya padahal si Rio baru 17 tahun, anggap aja dulu nikahnya udah umur 30 an )

“tapi ma...” belum sempat Rio melanjutkan kata-katanya lagi-lagi tante Rena memotong.
(nyerocos mulu ni tante gak ingat umur apa)

“gak ada tapi-tapian sekarang” ujar tante Rena

Rio langsung berjalan menuju mobilnya, beginilah nasip punya mama cerewet.

*****

Gadis itu kini tengah duduk dibalkon kamarnya, sambil menatap bulan yang seolah meledek dirinya. Saat sedang asyik melihat ejekan bulan terhadap dirinya. Gadis ini dikagetkan oleh bunyi.

“IFFyyyy lo turun, buruan sekarang kerumah gue” ujar Rio dari arah bawah.

“gue gak mau Yo”. Ujar Ify sambil masuk kedalam kamarnya.

“nyokap gue belum mau niup lilin ulang tahunnya sebelum lo dateng.” Ujar Rio

Deg... Ify terkejut. Kini hatinya benar-benar bimbang, namun karna ia tau betapa nekad nya tante Rena, ia langsung bergegas mengganti pakaian dan mengambil gaun yang sebenarnya sudah ia siapkan untuk malam ini. Ify keluar dengan gaun selutut berwarna putih, penampilan Ify begitu mempesona malam ini.

****

Hanya diam.. itu yang sekarang mereka lakukan. Sampai akhirnya mobil yang dikendarai Rio masuk ke halaman rumahnya. Ify segera turun meninggalkan Rio dan menceri tante Rena.
Didalam rumah tante Rena menampakkan senyum termanisnya C: (anggap aja gini) kini ia siap untuk memulai acara tiup lilin, tidak lupa suami tercinta disampinya om Daud.

****

Lama-lama Ify jadi nampak risih disini, bagaimana tidak semuanya seperti mengucilkan dirinya dimulai dari tante Rena dan om Daud sampai ke mama dan papanya sendiri.

“gue BT” ujar Ify yang duduk dibangku taman rumah Rio.

“lo BT gue apa lagi!” ujar sebuah suara.

“Rioo... kenapa lo gak gabung kesana bukannya ini pesta nyokap lo ?’ tanya Ify pada sosok tadi yang tak lain adalah Rio.

“Gak enak kali fy dicuekin sama  mereka.” Ujar Rio sambil mengambil posisi duduk disebelah Ify.

“OOO” Ify hanya ber”O” r ia.

“udah lama ya gak duduk bareng lo kayak gini.” Ujar Rio dengan nada datar.

“ia juga ya Yo” ujar Ify kikuk.

“gue kangen lo Fy andaikan waktu bisa gue putar lagi, sebelum kejadian dikamar gue itu. Gue pengen tetep sama-sama lp” ujar Rio sambil menatap Ify serius.

“tapi Yo semua..... ujar Ify

“gue tau semua udah terlambat maafin gue Fy.” ujar Rio dengan nada menyesal.

“gak ada yang perlu di maafin lagi yo, karna apa sebelum lo minta maaf sama gue, gue juga udah maafin lo kok.” Ujar Ify sambil tersenyum.

“serius kalo gue ngajakin lo balikan lagi , lo mau gak fy.... ya asal lo tau aja gue berubah bukan Cuma nyokap ama bokap tapi juga buat lo “ ujar Rio pd.

“pede lo gak ketulungan deh Yo.. tapi walaupun begitu gue mau kok yo balikan ma lo.” C: ujar Ify girang.

“HHHHHHoooooooooooooooRRRRRRRReeeeeeeeeeeeeeeeeee” terdengar suara dari arah bunga-bunga di taman belakang . kemudian muncullah tante Rena dan yang lainnya. Ternyata sejak tadi mereka sudah menyusun rencana untuk sengaja tidak menghiraukan RIFY agar mereka bisa bertemu.

“mama...papa..!!! jadi ini rencana kalian !!! awas ya “ ujar Rio

“maafin kita sayang.. habisnya papa sama mama gak tega melihat seorang Rio kehilangaan Ify seperti orang udah gak makan 40 hari.” Ujar om Daud lebay.

Ify dan Rio hanya tersenyum melihat ayah dan ibu mereka
“jadi inget waktu papa nembak mama dulu” ujar papa daud sambil merangkul sang Istri
Begitu juga
“buat adeg lagi yuk ma, kan Ify udah gede” ujar papa Lintar sambil senyum gaje kearah mama Nana  
Ini cinta ku...


Cinta yang datang karena rasa kasih sayang yang mendalam
Berpadu diantara dua hati yang berbeda ego
Bersatu dan menjadi sepasang kekasih
Pernah kandas karna keegoisan
Namun pada akhirnya  kembali bersatu karna rasa rindu
 Untuk saling memiliki

Bagaimana cintamu???

Sekiaaannnnnnnnnn...



Kelar juga buat 1 cerpen
Ini cerpen gaje banget ya baru pertama kali buat
Terima kasih atas kerja samanya didalam  cerpen gaje ini “ Rena dan Nana”

Buat semua pembaca jangan lupa like and commentnya C:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar